Oleh:
Dr H Vitra Yozi Chaniago SE ME Ak CA
(Dosen di Universitas Padjadjaran jo Universitas Singaperbangsa Karawang)
Surau adalah tempat "sikola" atau sekolah pertama bagi seorang laki-laki di Minangkabau, kemudian dilanjutkan dengan Lopau dan Rantau.
Surau tempat awal laki-laki Minang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi dunia.
Mangkusnya ilmu yang didapatkan di Surau dapat dilihat saat bergaul dengan masyarakat lokal / homogen (Lopau) dan masyarakat luar / heterogen (Rantau).
Lopau merupakan simbol duniawi dengan segala dialektikanya. Lopau adalah gelanggang awal atau tempat laki-laki Minang bercengkrama dan berkumpul mulai sore sampai malam hari, seperti halnya warung kopi di daerah lainnya.
Rantau adalah ujung perjalanan duniawi laki-laki Minang dalam menemukan jatidiri. Merantau bukanlah untuk mencari kehidupan ekonomi belaka, karena hidup di ranah Minang tidaklah akan kekurangan.
Merantau bagi orang Minang adalah sarana untuk aktualisasikan diri atas ilmu yang telah didapatkan dari Surau dan Lopau.
Syukri
12 April 2024 14:20:02
Semoga MTQ antar persukuan desa Pulau Gadang terlaksana dengan berkesinambungan untuk menghasilkan insan...